242 siswa SMP Sederajat di Sumenep Tak Ikut Unas

242 siswa SMP Sederajat di Sumenep Tak Ikut Unas

SUMENEP (bangsaonline) - Sebanyak 242 siswa tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat, dinyatakan tidak ikut Ujian Nasional (Unas) pada hari pertama, Senin (5/5) kemarin. Mereka absen karena berbagai alasan.

Rinciannya, ke-242 siswa yang tidak ikut Unas, dikarenakan sakit 5 siswa, meninggal dunia 6 siswa, mengundurkan diri 101 siswa, kawin 61 siswa, dan 69 siswa tanpa keterangan. Kepala Dinas Pendidikan Sumenep, Achmad Shadik, menjelaskan, 242 siswa SMP sederajat yang tidak ikut Unas ini adalah jumlah sementara. Sebab, unas masih berlangsung hingga tanggal 8 Mei 2014.

Ratusan siswa tak ikut unas didominasi mengundurkan diri. Kemudian, tanpa keterangan dan kawin. "Banyak faktor siswa mengundurkan diri. Kemungkinan besar pindah sekolah, karena ikut orang tuanya keluar daerah. Tapi, untuk siswa tanpa keterangan masih belum diketahui penyebabnya, kami masih menunggu laporan dari masing-masing sekolah," kata Shadik, Selasa (6/5/2014).

Menurutnya, siswa SMP dan sederajat yang tidak ikut Unas, diberi kesempatan untuk mengikuti ujian susulan. Hanya saja, berlaku bagi siswa yang sakit dan dibuktikan dengan adanya keterangan dari dokter. "Siswa SMP yang boleh ikut ujian susulan hanya berlaku bagi siswa yang sakit dan disertai adanya surat keterangan dokter," terang Shadik.

Ia mengungkapkan, ujian susulan itu akan dilaksanakan pada tanggal 22 Mei mendatang. "Diharapkan, siswa dengan keterangan sakit ketika pelaksanaan Unas kali ini, bisa menunjukkan surat dari dsokter, agar bisa ikut ujian susulan," ungkapnya.

Berdasarkan data, jumlah peserta Ujian Nasional tingkat SMP sederajat di Kabupaten Sumenep, sebanyak 16.813 siswa. Belasan ribu siswa tersebut tersebar di 27 kecamatan, baik daratan dan kepulauan. Sementara pengumuman pelulusan SMP sederajat, dijadwalkan tanggal 14 Juni 2014.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: