Kedua nelayan saat dievakuasi di pantai Jokerto Panggul Trenggalek. foto: herman/ BANGSAONLINE
TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Dua orang nelayan asal kecamatan Panggul Kabupaten Trenggalek pagi tadi (12/04) sekitar pukul 08.00 WIB dikabarkan tewas tersambar petir di laut selatan pulau Jawa.
Informasi yang diperoleh di lapangan menyebutkan dua korban tersebut yakni Budiono (30th) warga RT/RW 30/04 dusun Sambeng desa Banjar dan Misnianto (35th) warga RT/RW 35/11 dusun Jokerto desa Nglebeng kecamatan Panggul kabupaten Trenggalek.
BACA JUGA:
- Wakil Bupati Trenggalek Serahkan Sapi Kurban Presiden Seberat 1 Ton dari Pogalan
- Terpukau Trenggalek Menari 5, Bupati Ingin Pertunjukan Digelar di Air Terjun dan Pantai
- Pemprov Aceh Belajar Siskeudes Non Tunai ke Trenggalek, Dinilai Paling Berpengalaman di Jatim
- Kirab Kerbau Tandai Mulainya Tradisi Nyadran Dam Bagong di Trenggalek
Puryono, ketua pokmas (kelompok masyarakat) nelayan desa Panggul kecamatan Panggul menceritakan kronologi kejadian. Tadi pagi pukul 06.00 WIB ia mendapat telepon dari nelayan pacitan yang menginformasikan bahwa terdapat dua orang meninggal di atas perahu nila wahyu I.
Mendapati info tersebut, Puryono beserta rekan sejawatnya berusaha mencari hingga 20 mil dari bibir pantai Jokerto. Perahu nila wahyu I akhirnya ditemukan beserta dua nelayannya yang telah tewas.
Selanjutnya Puryono membawa perahu tersebut ke pantai. Diketahui bahwa korban Misnianto alias Keni mengalami luka bakar di bagian kepala, punggung dan paha. Selain itu dari hidung, mulut dan telinga korban mengeluarkan darah.
Sementara korban Budiono juga mengalami hal yang sama yakni terdapat luka bakar di bagian kepala dan punggung. (man/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




