
SURABAYA (bangsaonline) - Pasar mobil Multi Purpose Vehicle(MPV) di Indonesia diprediksi akan tetap gemuk. Sebab, karakter orang Indonesia sangat menyukai mobil yang bisa muat banyak orang dan banyak barang.
“Indonesia beda dengan Malaysia yang lebih menyukai mobil jenis sedan. Disini, mobil MPV masih jadi pilihan utama. Kalaupun punya jenis citycar, biasanya tetap yang utama adalah jenis MPV,” ujar President Director PT Hyundai Mobil Indonesia (HMI) Mukiat Sutikno di Surabaya, Kamis (22/5/2014).
Multi Purpose Vehicle (MPV) adalah salah jenis kendaraan keluarga yang lebih besar dan lebih tinggi dari jenis sedan dan hatchback. Disebut mobil keluarga karena mobil ini memiliki kapasitas penumpang yang lebih dari 5 orang, sehingga mampu memuat seluruh anggota keluarga, yang biasanya terdiri dari 5 orang. Mobil jenis MPV juga masih tersedia ruang untuk membawa barang bawaan yang cukup. Priotitas dari jenis mobil MPV ini adalah interior mobil yang besar dan nyaman, karena mobil ini dikhususkan untuk kenyaman seluruh keluarga terutama dalam perjalanan jauh.
Hyundai sendiri, mempunyai mobil jenis MPV H-1 dengan segmen pasar middle up dengan harga kisaran Rp 442-558 ratus juta. Bahkan, sudah diekspor ke Thailand per bulannya sekitar 200 unit. Awal tahun 2014, permintaan Thailand sudah hampir menyentuh angka 300 unit. Namun, karena situasi politik disana, akhirnya berhenti di kisaran 200-an unit. “Peluang ke negara-negara Asia lain masih ada. Hanya, sementara ini baru Thailand,” sebutnya.
Kondisi politik di Indonesia, kata Mukiat, sementara ini masih aman-aman saja. Persaingan antar capres sehat dan lancar sehingga belum terasa pengaruhnya meski konsumen ada yang wait and see.
Apakah PT HMI akan mengeluarkan produk low MPV yang harganya lebih murah? Mukiat enggan menyebut. “Kita lihat saja nanti,” pungkasnya.



