Gapura Alun-alun Bangil Memprihatinkan

Gapura Alun-alun Bangil Memprihatinkan

PASURUAN (BangsOnline) - Kondisi bangunan gapura Alun-alun Bangil memprihatinkan. Selain catnya sudah kusam, beberapa lampu penerangan sudah padam. Dinding gapura juga tampak diwarnai coretan.

Gapura juga terkesan kumuh karena muncul bau pesing dari tangga sebelah kanan dan kiri. “Pemkab Pasuruan mestinya harus bertanggung jawab dengan kondisi Gapura Alun-alun Bangil yang tampak kumuh ini,” cetus Fauzi, warga Kecamatan Bangil, Sabtu (24/5/2014).

Fauzi lantas menduga jika penggarapan proyek bangunan gapura alun-alun Bangil itu tak sesuai spek dan besteknya. “Lihat saja tatanan dinding nya, cat dindingnya semrawut dan asal-asalan. Lampu penerangannya pun sudah ada yang padam,” bebernya.

Fauzi tentu menyayangkan kondisi itu karena Gapura baru dibangun tahun 2013 lalu. Informasinya, Gapura Alun-alun Bangil ini dibangun Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Pasuruan dan dikerjakan rekanan CV Indiana dengan nilai kontrak Rp 258.594.000.

Kepala BLH Kabupaten Pasuruan Abdul Munib SH Mhum ketika dikonfirmasi menyatakan rasa terima kasih atas masukannya.“Kami akan tindak lanjuti dengan melakukan perbaikan dan pemeliharaan di bangunan Gapura alun-alun Bangil tersebut, “ cetus Abdul Munib kepada BangsaOnline.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Gapura Alun-alun Bangil Memprihatinkan