TIRANA, BANGSAONLINE.com – Aksi mengerikan terjadi di instalasi hemodialisis (cuci darah) RS Albania, kota Tirana. Cenaj Lefter (38), dengan motif yang belum terungkap, membakar tubuh D Saraci (57) yang saat itu menjalani cuci darah. Tak pelak, seluruh rumah sakit pun terbakar
Dalam rekaman CCTV diketahui, Lefter memasuki instalasi hemodialisis, dan langsung menuju ke tempat tidur Saraci, di mana saat itu masih dalam proses cuci darah.
.

(Tampak bahan bakar disiramkan ke tubuh)
Lefter mengeluarkan botol plastik berisi bahan bakar dari dalam tas, dan langsung disiramkan ke tubuh Saraci.
Saraci kaget dan berusaha melawan. Saat itu, Lefter sudah menyiapkan pemantik api. Meski begitu Saraci pun akhirnya terbakar. Dan tak lama, terjadi ledakan hebat di ruang hemodialisis.

(Ledakan terjadi di ruang hemodialisis)
Dua pasien perempuan, Sanije Sulaj, dan Hani Mali, keduanya berusia 55, terperangkap di ruang hemodialisis, akhirnya meninggal.
Saraci sendiri dikabarkan masih hidup, dengan sekujur tubuh terbakar.
Menurut media lokal, Lefter adalah pasien yang dinyatakan sembuh oleh rumah sakit. Dia lalu cekcok dengan Saraci. Tak lama setelah cekcok, dia balik lagi dengan membawa sebotol bahan bakar.
Tirana adalah ibu kota Albania, dan merupakan kota terbesar.



