SIDOARJO (BangsaOnline) – Jajaran DPC PDI Perjuangan (PDI-P) Sidoarjo maksimalisasi galang dukungan suara bagi kemenangan pasangan Joko Widodo - HM Jusuf Kalla (Jokowi-JK) di Kabupaten Sidoarjo. Upaya yang dilakukan, salah satunya secara intens kerja sama dengan banom NU di Kabupaten Sidoarjo.
"Kami akan intens koordinasi dengan semua parpol koalisi. Namun kami juga bakal maksimalisasi komunikasi dengan NU," cetus Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPC PDI-P Sidoarjo, Tarkit Erdianto, Sabtu (7/6/2014).
BACA JUGA:
- Roy Suryo dan Rismon Sianipar Tersangka Kasus Ijazah Jokowi, Polisi Ungkap Dua Klaster
- KPK Dianggap Tak Masuk Akal, Mahfud MD: Jika Mau Selidiki Dugaan Mark up Whoosh Tak Perlu Laporan
- DPD PSI Gresik Klaim Sejumlah Kader Partai Siap Bergabung
- Wow! Jokowi Targetkan PSI Raih 30 Kursi DPR, Butuh Dana Rp 2,5 Triliun
Dijelaskan, pihaknya juga all out menggerakkan mesin partai PDI-P Sidoarjo, dengan meminta semua pengurus cabang hingga anak ranting untuk bersosialisasi tentang Jokowi-JK.
Soal target perolehan suara Jokowi-JK di Sidoarjo, Tarkit optimistis bakal memperoleh 60 persen suara. Target itu, diantaranya karena faktor Sidoarjo yang disebut-sebut sebagai basis warga Nadliyin dan sejumlah kecamatan yang notabene merupakan kantong-kantong suara PDI-P.
Apakah dalam waktu dekat Jokowi atau JK akan berkampanye di Sidoarjo? Tarkit mengaku masih menunggu informasi dari DPD PDI-P Jawa Timur. "Kami masih berkoordinasi dengan Jawa Timur soal kampanye Jokowi-JK di Sidoarjo," cetus Tarkit, yang juga anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo dan kini terpilih lagi menjadi anggota DPRD Sidoarjo dari Dapil 6 Sidoarjo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




