MARIETTA, BANGSAONLINE.com - Justin Ross Harris (35) mungkin seorang ayah yang pelupa. Ketika asyik chatting sexy dengan pacarnya selama 7 jam, dia lupa akan anaknya, Cooper (22 bulan) yang ditinggal dalam mobil, di sebuah parkiran yang terkena matahari. Sang anak pun tewas dehidrasi.
Kini, dia menghadapi tuntutan penjara seumur hidup karena kelalaiannya itu.
Kejadiannya, Juni 2014 lalu. Justin saat itu bekerja di sebuah rumah makan, kawasan Marietta, Georgia. Dia meninggalkan anaknya dalam mobil van di parkiran. Padahal, suhu saat itu 31 derajat celcius. Saat itu dia lupa karena asyik menyisi waktunya untuk chatting mesra dan sexy dengan pacarnya.
Dia baru menyadari ketika ada telepon, bahwa anaknya sedang sekarat dalam mobil. Namun Jaksa, mendakwa Justin melakukan kesengajaan, karena tidak ingin sang putra membebani dia.
Menurut jaksa, Justin ingin bercerai, namun dia mengatakan, tak akan meninggalkan istrinya selama Cooper masih hidup. Untuk itu, dia sengaja membunuh anaknya, dengan cara menaruh dalam mobil di bawah terik matahari.
Justin yang tidak berbicara, namun menangis berkali-kali selama persidangan, terutama ketika foto-foto anak yang sudah meninggal ditunjukkan juri.
Dibeber pula dalam pesidangan, Justin mengirim pesan seksual untuk seorang gadis remaja, pacarnya, sementara anaknya terbaring sekarat di luar.
Dalam satu pesan, Justin diduga meminta gambar payudara pacarnya yang saat ini berusia 19 tahun.
Justin dijadwalkan akan divonis pada 5 Desember.




