Menurut sejumlah warga, puncak kemarahan warga Pantura berawal dari janji-janji pemerintah yang dianggap hanya sebagai pepesan kosong.
"Janji-janji akan memperbaiki jalan Betoyo-Pecuk agar bisa kembali mulus sehingga memudahkan pengguna jalan, hanya sekadar janji. Itu bisa dibuktikan pada saat ribuan warga Pantura pada Selasa, 20 Desember 2016, lalu menggelar demo di gedung DPRD Gresik dan Pemkab Gresik," ujar Soleh Hidayat, warga Bungah saat melintas di jalan tersebut
Mereka yang demo saat itu berasal dari Kecamatan Panceng, Ujungpangkah Sidayu, Bungah dan Manyar yang mengatasnamakan FMGP (Forum Masyarakat Gresik Peduli). Dalam demonya, FMPG mengajukan 3 tuntutan kepada Pemkab dan DPRD Gresik. Salah satunya, agar aturan operasional armada angkut galian C, batu bara dan sejenisnya, ditegakkan.
Terkait hal ini Kepala DPU TR (Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang) Pemkab Gresik, Ir. Bambang Isdianto kepada BANGSAONLINE.com menyatakan bahwa jalan Betoyo-Pecuk di Manyar tersebut akan segera diperbaiki. Perbaikan dari pemerintah pusat dan provinsi Jatim itu saat ini dalam tahap lelang.










