
GRESIK (bangsaonline) - Praktek politik uangatau money politic juga terjadi di Pemilihan Umum Presiden (Pilpres). Pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa menggerakkan perangkat desa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla lewat tim sukses (timses).
Praktek politik uang Pilpres terjadi di Kecamatan Balongpanggang, Kecamatan Duduksampeyan dan Kecamatan Wringinanom. Namun, panwas Pilpres Gresik sempat mendapat laporan di Kecamatan Wringinanom.
Data Panwas Pilpres laporan politik uang terjadi di Dusun Rejosari, Desa Sumberrame, Kecamatan Wringinanom. Pihak yang dilaporkan Satubi (55), warga setempat yang memberikan sejumlah uang ke warga dengan pelapornya Suparodi (34).
"Kami sudah melakukan klarifikasi. Ternyata pengakuan Satubi, uang diberikan adalah uang upah sebagai tukang. Tetapi kami masih mendalaminya," ujar Komisioner Panwas Pilpres, Ismail Hariyanto.
Tidak hanya di Wringinanom, ada laporan politik uang di Kecamatan Duduksampeyan, tepatnya di Desa Wadak Kidul. Pengakuan H Asyifur, (28) warga setempat, ada praktek politik uang pasangan Prabowo-Hatta sebesar Rp 10 ribu persuara. Adapun yang mendistribusikan lewat perangkat desa setingkat ketua RT dan RW.



