
BANYUWANGI (bangsaonline) – Per 1 April 2014, penumpang kereta api ekonomi jurusan Banyuwangi-Surabaya, Banyuwangi-Malang, dan Banyuwangi-Jogjakarta bisa bernafas lega. Sebab, pertanggal itu, semua kereta api jarak jauh maupun menengah tiketnya akan turun hingga 50%.
Hal
ini menyusul penandatanganan Public Service Obligation (PSO) antara pemerintah
dengan PT.KAI. Dalam penandatanganan itu, akan diberlakukan kembali subsidi
tiket ekonomi. Menurut Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (PT KAI
DAOP) 9 Jember, Sugeng Turnianto, hal ini tentunya kabar gembira bagi pengguna
jasa
angkutan kereta api di wilayah DAOP 9 Jember, termasuk Banyuwangi.
Kata Sugeng,untuk wilayah di DAOP 9 Jember, ada 3 kereta api kelas ekonomi yang akan turun harga tiketnya. Untuk kereta api Logawa jurusan Jember - Surabaya yang berlanjut ke Purwokerto yang saat ini harga tiketnya Rp.100.000, turun hingga Rp.50.000. "Untuk kereta api Sritanjung, jurusan Banyuwangi - Surabaya lanjut ke Lempuyangan Jogjakarta yang saat ini harganya Rp.95.000 turun hingga Rp.50.000," ungkapnya dikonfirmasi bangsaonline, Sabtu (15/3/2014).
Begitu
juga dengan kereta api Tawang Alun jurusan Banyuwangi - Malang harga tiket lama Rp.65.000 akan menjadi Rp.30.000. Menurut Sugeng, bagi penumpang yang sudah membeli tiket harga lama, namun pemberangkatannya
pada 1 April, maka bisa mengambil sisa pengembaliannya di stasiun tujuan. "Dengan
harga subsidi ini, diharapkan masyarakat akan semakin senang
menggunakan jasa transportasi," katanya.
Dikatakan oleh Sugeng Turnianto, meskipun tiket subsidi diberlakukan lagi, namun pelayanan masih tetap sama seperti semula. Untuk kereta api ekonomi masih tetap menggunakan gerbong yang ber-AC.



