Menurut Gus Mus, kegiatan ini sangat berharga untuk menggelorakan islam yang damai. Itu karena di berbagai negara saat ini membutuhkan hasil pemikiran yang sesuai dengan kondisi daerahnya masing-masing.
“Semoga diskusi ini bisa menjadi solusi melalui hasil berbagi pemikiran untuk kebaikan islam dalam kondisi seperti sekarang ini, semoga bernilai ibadah untuk kita semua,” katanya.
Sementara itu, Ketua umum Pimpinan Pusat (PP) GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas menuturkan, kegiatan ini diadakan tidak lain karena kondisi di berbagai Negara masih terjadi persinggungan antara umat muslim dan non-muslim.
“Kita akan membahas persoalan negara-bangsa yang terjadi di berbagai negara berkaitan dengan interaksi muslim dan non-muslim. Di samping itu, pergerakan golongan-golongan yang berpotensi mengancam keutuhan berbangsa dan bernegara juga akan menjadi salah satu poin pembahasan dalam forum ini,” ujarnya.










