Ditinggal Terawih di Masjid, Maling Obok-obok Rumah di Desa Barong Sawahan Jombang

JOMBANG, BANGSAONLINE.com – Maling beraksi melakukan pencurian di rumah Sukardi, (63), warga Dusun Sawahan, Desa Barong Sawahan, Kecamatan Bandar Kedung Mulyo, Kabupaten Jombang, Sabtu (3/6/2017) malam. Akibatnya, sejumlah barang milik korban dibawa maling.

Peristiwa ini terjadi saat korban dan keluarganya pergi ke masjid untuk salat jamaah terawih. “Saat itu rumah memang kosong, kami sedang terawih di masjid,” kata Sukardi, Minggu (4/6/2017).

Maling yang diperkirakan lebih dari dua orang itu masuk lewat atap dengan memotong reng dan membobol plafon. Kemudian turun menginjak almari yang ada tepat di bawah plapon yang dibobol. Selanjutnya, begitu berhasil masuk, kawanan pencuri tersebut mengacak-acak isi rumah. Sebanyak tiga buah handphone, sebuah kartu ATM, serta uang tunai yang ada dalam dompet korban amblas digasak. Akibatnya, total kerugian korban diperkirakan sebesar Rp 4 juta.

Pembobolan itu diketahui korban setelah pulang dari masjid. Ketika itu, melihat isi rumahnya berantakan, serta melihat plafon rumahnya ambrol. “Kami baru tahu ada maling, saat masuk rumah pulang tarawih,” ujar Sukardi.

Tak pelak kejadian ini pun menuai perhatian warga setempat. Mereka yang mengetahui langsung berduyun-duyun ke rumah korban untuk melihat secara langsung.

Sedangkan perangkat desa setempat melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek. Beberapa saat kemudian, sejumlah anggota Polsek Bandar Kedung Mulyo, dipimpin langsung Kapolsek Bandar Kedung Mulyo, AKP Santoso datang dan melakukan olah TKP.

AKP Santoso yang dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim Polsek Bandar Kedung Mulyo, Aiptu Handoko mengatakan jika hingga saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Handoko menduga pelakunya lebih dari satu orang.

“Kemungkinan besar pelakunya lebih dari satu orang, karena tidak ada tangga untuk naik atap rumah. Sehingga pelaku untuk bisa naik atap pijakan pundak sesama pelaku,” ungkap Handoko.

Menurut Handoko, pelaku pembobolan diduga orang yang sudah mengetahui situasi lingkungan dan rumah korban. “Ini indikasinya, pelaku membobol atap dan plafon yang ada di atas almari yang dijadikan pijakan turun,” jelasnya.

Selain melakukan pemeriksaan terhadap saksi, tambah Handoko. Pihaknya juga terus melakukan penyelidikan siapa pelaku pencurian yang keluar rumah kotban lewat pintu belakang tersebut. (rom)


Ditinggal Terawih di Masjid, Maling Obok-obok Rumah di Desa Barong Sawahan Jombang