"Sebagian orang menganggap yang bisa memperjuangkan ruh perjuangan Gus Dur bukanlah orang-orang politik. Anggapan itulah yang membuat kami merujuk ke Bunda Khofifah," tandasnya.
Bukankah para kiai di struktur PWNU Jatim terang-terangan mendukung Saifullah Yusuf (Gus Ipul)? Ra Fudoli tak mempersoalkan dan lebih melihat hal itu sebagai dinamika politik.
"Apa yg diusung Gus Dur salah satunya adalah pluralisme, bahwa sebenarnya NU tidak ke mana-mana tapi ada di mana-mana dan itu menjadi hak bagi setiap warga NU, termasuk berpolitik," katanya.
"Kita sudah berkomitmen, siapapun yang mampu meneruskan perjuangan Gus Dur maka itulah yang kita dukung. Nah, satu-satunya yang bisa meneruskan perjuangan Gus Dur kami melihat hanya ibu (Khofifah)."










