Jasa Penukar Uang Baru di Lamongan Diperiksa Polisi

LAMONGAN (bangsaonline) - Jasa penukaran uang baru yang menjamur di sejumlah jalan di kota Lamongan membuat polisi gerah.

Sebagai langkah antisipasi peredaran uang palsu, Polres Lamongan mendatangi sejumlah titik lokasi jasa penukaran uang seperti di Jalan Basuki Rahmat dan Jalan KH Ahmad Dahlan.

"Intinya masyarakat diminta tetap meningkatkan kewaspadaan jangan sampai menjadi korban uang palsu," Ungkap AKP Effendi Lubis, KasatReskrim Polres Lamongan, (Minggu, 27/7/2014).

Dan juga disampaikan pada masyarakat dan penjual untuk berhati-hati terhadap maraknya Upal. "Menjelang haru raya, kondisi penukaran uang semakin ramai. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan tindak kriminalitas," sambungnya.

Pada kesempatan itu pula, petugas membawa alat deteksi uang palsu untuk memeriksa pecahan uang baru milik jasa penukaran uang baru.

Murjani (32), salah satu pengelola jasa penukaran uang baru menjamin kalau uang miliknya asli alias tidak palsu. "Kami dapatnya hampir rata- rata dari BI Surabaya," akunya.

Bahkan ia mengaku siap bertanggung-jawab kalau uang yang dijualnya ini ada yang palsu.

Pengamatan Bangsa Online menunjukkan di sejumlah ruas jalan di Lamongan marak bermunculan jasa penukaran uang baru. Meskipun pemilik jasa mengambil keuntungan lebih dari 100 persen namun jasa penukaran uang baru ini tetap diserbu masyarakat.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: