PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Ribuan umat Islam menghadiri pawai kebangsaan dan nonton bareng (Nobar) film G 30 S/PKI yang digelar oleh Kodim 0826 Pamekasan dan Gerakan Umat Islam Pamekasan (GUIP) di area monumen Arek Lancor Pamekasan, Madura Jawa timur, Sabtu malam (30/9).
Nobar ini didahului pawai obor kebangsaan, start dari pendopo Ronggosukowati menuju monumen arek lancor. Hadir dalam nobar tersetut, Plt Sekda Pamekasan Moh Alwi, Forpimda Pamekasan, Tokoh Ormas Islam Pamekasan, KH Ali Karrar Shinhaji (Ketua AUMA), Habib Faisol (Bendahara GUIP), KH Umat Hamdan Karrar (Ketua FKM), KH Ali Salim, para Danramil se-Pamekasan, Ketua PC HMI Pamekasan Khoirul Umam, serta ribuan umat muslim yang memenuhi area monumen Arek Lancor.
BACA JUGA:
- Dihadiri Mendikdasmen, Puluhan Siswa Pingsan Saat Senam Anak Indonesia Sehat di Pamekasan
- Dugaan Penipuan Umrah di Pamekasan Memanas, Korban Kini Digugat Balik Agensi
- Bupati Pamekasan Tiga Kali Tinjau SGMRP Demi Sukseskan Puncak Hardiknas Jatim 2026
- Jelang Iduladha, PLN ULP Pamekasan Perkuat Jaringan demi Cegah Gangguan Listrik
Dalam kesempatan tersebut Dandim 0826 Pamekasan Letkol Inf Nuryanto mengajal masyarakat agar tidak melupakan sejarah. "Para pemuda generasi penerus bangsa harus menyakini, mengenali, mengerti dan menghayati serta mengamalkan ideologi Pancasila, insyaallah tidak ada lagi penyusupan ideologi lain di negara ini," ungkapnya.
Menurutnya, nobar tersebut menjadi sarana yang cukup tepat untuk mengenang dan mengenalkan masyarakat Indonesia bahwa telah terjadi pemberontakan G 30 S/ PKI pada tahun 1965.
"Dengan pemutaran kembali film tentang pemberontakan yang dilakukan PKI, kita bisa lebih menyakini ideologi Pancasila adalah ideologi terbaik untuk bangsa dan negara ini," pungkas Nuryanto. (err/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




