SURABAYA (bangsaonline) - Tak terima anaknya akan 'diadu' layaknya adu ayam,Zainal Abidin (30), warga Jl. Kejawan Gebang III gelap mata bacok tetangga Ichwanul Muslimin (33).
Tak hanya melukai korban dengan caluk (celurit besar), penjual degan ini juga main kepruk dengan balok kayu, sehingga korban mengalami luka dibagian tangan dan punggung.
Akibat ulahnya, tersangka meringkuk di tahanan Polsek Sukolilo.
Kapolsek Sukolilo Kompol Taufik Yulianto meberikan keterangan, "Akibat cekcok masalah anak itu, tersangka membacok korban dengan sajam. Selain itu juga memukulkan kayu balok," terangnya, Kamis (7/8).
Penganiayaan ini timbul lantaran kedua anak tersangka dan korban sering terjadi perselisihan, dan puncaknya yang terakhir anak tersangka wadhul kepada ayahnya (tersangka) kalau dirinya akan diadu sama korban dan sempat dimarahi.
Mendengar keluhan anak, tersangka yang tak terima lalu mendatangi rumah korban. Dengan berpakaian layaknya sakera dan mengacung-acungkan bendo, tersangka mencari keberadaan korban yang masih tetangga.
Teriakan tersangka membuat korban menghampirinya. Mengetahui korban muncul, lalu terjadi cekcok.
Tersangka langsung membacokan bendo-nya ke arah korban, dan ditangkis serta direbut. Akibat tangkisan itu, tangan korban berdarah meski akhirnya berhasil merampas sajam dari tersangka.
Mengetahui korban memegang sajam miliknya, tersangka lalu mengambil balok kayu dan kembali menyerang secara membabi buta.
Beruntung warga sekitar yang mengetahui adanya perkelahian tersebut segera memisahnya,dan menyerahkan tersangka ke Polsek Sukolilo, sedangkan korban dibawa ke rumah sakit.
Saat dilakukan pemeriksaan tersangka mengaku jengkel lantaran anaknya mau diadu oleh anak korban. "Bagaimana orang tua tidak geram bila anaknya mau diaduh, saya membela anak yang mau diadu oleh anak korban," singkatnya dihadapan penyidik.




