
SURABAYA (bangsaonline) - Menjelang akhir masa jabatan, anggota DPRD Jawa Timur periode 2009-2014 menunjukkan sikap yang tidak patut sebagai seorang pejabat. Mereka bersikap mokong dengan mengacuhkan kewajiban mengembalikan mobil dan laptop dinas yang dipinjamkan negara selama mereka menjabat sebagai wakil rakyat.
Sampai batas akhir pengembalian inventaris kemarin, tercatat baru 27 anggota Dewan yang mengembalikan fasilitas negara itu. Sementara 73 anggota Dewan lainnya belum menunjukkan iktikad baik. semakin kacau balau. Sikap mokong para anggota dewan ini memaksa Sekretaris Dewan Jatim mengalah dengan memberikan perpanjangan waktu batas akhir pengembalian fasilitas kedewanan hingga tanggal 26 Agustus 2014.
Sekretaris DPRD Jatim Soekardo menyampaikan hingga kemarin baru 27 anggota dari 100 anggota dewan yang sudah mengembalikan mobil dinas. “Baru 27 orang. Hari ini ada Bu Wike dari Fraksi Gerindra dan Pak Nizar dari Fraksi Persatuan Pembangunan Reformasi," terang orang nomor satu di Setwan Jatim itu, Kamis (21/8).
Soekardo menambahkan, pihaknya menyampaikan saat ini sedang mengurus surat perpanjangan lagi untuk pengembalian mobil dinas. ini lantaran surat yang pertama terakhir tanggal 20 Agustus 2014 atau 10 hari sebelum pelantikan anggota dewan Jatim periode 2014 – 2019. “Mengingat surat yang pertama terkahir tanggal 20 Agustus, kami mengeluarkan surat kedua dan akan diajukan kembali ke Ketua DPRD Jawa Timur agar ditandatangani,” paparnya.
Disinggung kapan batas akhir tolerasi kedua, mantan Kepala satpol PP Pemprove Jatim ini menjawab untuk surat kedua tersebut memberikan batas waktu hingga tanggal 26 Agustus 2014 sebagai batas akhir pengembalian fasilitas kedewanan. “Ya diperpanjang sampai tanggal 26 Agustus 2014. Setelah tanggal 26 itu nanti khan masih diservice dan diperbaiki kalau ada kerusakan – kerusakan,” paparnya
Hanya saja ia enggan untuk membeberkan siapa saja dari 73 anggota yang belum mengembalikan fasilitas kedewanan tersebut. Berdasarkan data yang dihimpun beberapa anggota yang sudah mengembalikan diantaranya Ahmad Iskandar, Renville Antonio, Freddy Poernomo, Kuswanto, Zherina dan Zainuddin Nawawi.
Sementara itu Hasan Irsyad Ketua Fraksi Partai Golkar mengklaim bahwa anggota Fraksi Golkar sudah menyerahkan mobil dinas beserta laptopnya. “Sudah semuanya. Pak Fredy sudah, Pak Agoes Salim sudah. Begitu juga pak Kodrat. Saya juga barusan sudah mengembalikan,” kata Hasan Irsyad.
Sumber koran ini di DPRD Jawa Timur menyebutkan, para incumbent yang gagal kembali terpilih hingga saat ini belum mengembalikan fasilitas kedewanan yang sudah dipakai olehnya selama 5 Tahun menjabat. "Yang belum mengembalikan kebanyakan yang gagal terpilih lagi jadi anggota dewan," ujar pria yang enggan namanya di korankan itu.



