MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Program pengadaan seragam gratis bagi siswa baru di Kota Mojokerto senilai Rp 2,3 miliar segera terlaksana. Setelah sempat beberapa kali gagal lelang, berkas program ini segera rampung dan segera diajukan ke Unit Layanan Pengadaan (ULP) setempat.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Mojokerto Amin Wachid mengatakan, berkas lelang proyek pengadaan seragam bagi siswa baru SD dan SMP ini sudah dikirim ke ULP Jumat pekan lalu. Meski demikian, pihak ULP masih memberikan beberapa item yang harus dikaji ulang.
“Pekan lalu berkasnya sudah masuk ULP, semoga bisa dilelang di LPSE,” harap Amin Wachid, Rabu (23/5).
Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup ini menuturkan pihaknya sudah studi banding ke Kota Blitar yang sudah delapan tahun menerapkan bantuan seragam gratis bagi siswa.
“Di Blitar bukan hanya bantuan seragam, namun juga bantuan sepatu dan kaos olah raga. Di sana sudah berjalan selama delapan tahun, kami juga belajar kesana,” tambahnya.
Sementara itu Plt. Wali Kota Mojokerto Suyitno meminta agar proyek dilakukan sesuai prosedur dan tidak ada keterlambatan. Sehingga bisa dimanfaatkan siswa baru di tahun 2018.
“Tujuan pengadaan seragam gratis ini untuk membantu meringankan beban orang tua murid agar tidak membeli seragam bagi anaknya yang baru masuk sekolah, jadi harus terpaksa sebelum memasuki tahun ajaran baru,” pungkasnya. (yep/ian)




