Khofifah bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Al Fatah Temboro, Selasa (30/10). Foto: jksn for bangsa.
MAGETAN, BANGSAONLINE.com - Bersama sejumlah kiai yang juga rombongan Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) untuk Jokowi-Ma'ruf Amin, Khofifah menyempatkan diri untuk bersapa dengan ribuan santri yang kerap disebut dengan kampung Madinah itu.
Khofifah mengatakan, kedatangannya kali ini adalah bagian dari program Jatim Harmoni yang sempat ia gagas saat kampanye Pilgub 2018 lalu.
BACA JUGA:
- Sambut Kepulangan Kloter Pertama Jemaah Haji dari Jawa Timur, Khofifah Apresiasi Layanan Imigrasi
- WFH ASN Jatim Bergeser ke Jumat Mulai Juni, Gubernur Khofifah: Ikuti Arahan Mendagri
- Pecel Masuk 10 Besar Salad Terbaik Dunia, Khofifah: Bukti Kuliner Jatim Mendunia
- Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional 2026, Gubernur Khofifah Hadir di Layanan Kegiatan Jawara
"Nah, dari Jatim Harmoni itu, kita harus banyak mendengar dari berbagai elemen. Sekolah ya sekolah kan macam-macam, pesantren juga gitu bermacam-macam, maka itu saya bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Al Fatah Temboro ini," kata Khofifah, Selasa (30/10).
Kedatangannya kali ini juga turut didampingi oleh Wakil Gubernur Jawa Timur terpilih Emil Elestianto Dardak.
Di ruangan terpisah antara laki-laki dan perempuan, Khofifah sempat memberikan sambutan, dan ceramah singkat dengan para santri yang seluruhnya mengenakan khimar cadar itu.
Lebih lanjut, Khofifah mengatakan ada banyak yang bisa dilihat di Pondok Pesantren Al Fatah Temboro ini.
Satu di antaranya Khofifah menyebut soal kemandirian yang luar biasa dan juga keswadayaan di pesantren ini. "Mereka memiliki lahan yang cukup untuk membangun kewirausahaan untuk menghidupi seluruh kebutuhan pesantren," ucapnya.
Ia berharap ke depan akan banyak masukan yang akan menjadi modal kebersamaan untuk membangun Jawa Timur.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




