Dambakan UN Jujur, Tandatangani Pakta Integritas

SURABAYA (bangssonline) - Dinas Pendidikan Jatim menggelar Penandatangaan Pakta Integritas Ujian Nasional (UN) 2013/2014 di Kantor Dinas Pendidikan Jatim Jalan Genteng Kali Surabaya, Kamis pagi (20/3). Penandatanganan dilakukan antara Kepala Dinas Pendidikan Jatim Harun, Koordinas Pengawas UN tingkat SMA, Kakanwil Kemenag Mahfud Shodar, dan perwakilan beberapa kepala dinas di Jatim. Tujuan penandatanganan ini untuk menciptakan UN yang jujur. 

''Ini bentuk kepedulian kita pada pendidikan nasional. Semoga bisa disikapi dengan cerdas, sebab jujur itu hal yang positif. Saya minta semua instansi terkait yang terlibat pelaksanaan UN fokus. Tahun lalu Jatim jadi barometer UN. Dan tahun ini harus dipertahankan,'' ujar Harun usai penandatanganan.

Dengan penandatanganan ini, maka instansi yang terlibat seperti perguruan tinggi, dinas pendidikan provinsi/kabupaten-kota, dan kementerian agama memiliki tanggungjawab masing-masing.
Diantaranya harus sanggup melaksanakan UN yang bermutu, bermanfaat, bermartabat untuk peningkatan mutu pendidikan. Sanggup melaksanakan tugas dan menyukseskan UN di wilayah kerja masing-masing, sanggup jujur, dan bersedia dikenakan sanksi moral maupun sanksi administrasi.

''Sanksinya sesuai dengan ketentuan hukum dan peraturan yang berlaku, jika memang melanggar hal-hal yang telah dinyatakan dalam pakta integritas ini,'' ujar Harun.

Ia menjelaskan, ada langkah-langkah teknis untuk menjaga penyelenggaraan UN yang bermutu, bermanfaat, dan bermanfaat. Di antaranya pendataan calon peserta UN dengan sistem online, mendata siswa yang belum punya kartu peserta ujian. Bagi siswa yang belum mempunyai kartu peserta ujian tidak diperkenan ikut UN.