BANGSAONLINE.com - Pemerintah AS menawarkan hadiah satu juta dolar AS, atau senilai Rp 14,1 miliar, bagi yang bisa memberikan informasi akurat keberadaan putra Osama bin Laden, Hamza bin Laden.
Pemerintah AS menyebut ini adalah hadiah untuk keadilan. AS mengklaim, Hamza bin Laden saat ini sudah menjadi pemimpin Qaida.
Osama bin Laden sendiri terbunuh dalam serangan militer AS di Pakistan pada Mei 2011.
AS memasukkan nama Hamza bin Laden dalam teroris global Januari 2017. Hamzah sudah merilis pesan audio dan video yang menyerukan serangan terhadap AS dan sekutunya.




