GRESIK, BANGSAONLINE.com - Polres Gresik menggelar apel pergeseran pasukan menjelang H-1 pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) di halaman Kantor Bupati Gresik, Selasa (16/4). Peserta apel dari jajaran Polres Gresik, TNI Kodim 0817 Gresik, Satpol PP Gresik serta anggota perlindungan masyarakat (Linmas) dari berbagai wilayah di Kabupaten Gresik.
Bupati Gresik Sambari Halim Radianto dan Wakil Bupati Moh. Qosim juga hadir bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yakni Kapolres AKBP Wahyu Sri Bintoro, Komandan Kodim 0817 Lekol Infantri Budi Handoko dan Kepala Kejari Gresik Pandu Pramukartika.
Apel pergeseran pasuka juga dihadiri 3 orang perwira dari jajaran Polda Jawa Timur Kombespol Teguh, Kombespol Iwan Sonjaya, dan AKBP Ridwan.
Kapolres menyatakan, apel ini sebagai pengecekan kekuatan personel Polres Gresik yang akan digeser ke Polsek jajaran Polres Gresik. Pergeseran ini dalam rangka mendukung pengamanan TPS di wilayah Kabupaten Gresik.
"Apel bersama ini final checking terhadap kesiapan seluruh satuan, personel, peralatan dan sinergitas. Apel ini juga sebagai upaya konsolidasi hasil latihan pra operasi. Sebelum pelaksanaan tugas pengamanan tahap pemungutan suara 2019," katanya.
Menurut kapolres, pihaknya akan menggeser pasukan Polres Gresik sebanyak 660 personil, 2.654 pam TPS, ditambah anggota TNI dan bantuan 160 personil marinir, 20 personil paskhas serta anggota Linmas sebanyak 7.308 orang.
Usai pelaksanaan apel, Kapolres meminta kepada masyarakat untuk wajib menggunakan hak pilihnya. Masyarakat diminta datang ke TPS sesuai undangan yang telah diterimanya.
"Datang ke TPS hukumnya wajib. Tentang pengamanan serahkan kepada kami bersama jajaran yang lain yang selalu siap dalam pengamanan pemilu sampai usai tahapan pemilu. Hal lain yang perlu diketahui bahwa, masyarakat jangan percaya hoax yang marak beredar melalui media sosial," pungkasnya. (hud/rev)




