Tuntut Parpol Evaluasi Caleg Diduga Terlibat Kekerasan

SUMENEP (bangsaonline)- Partai Politik (Parpol) didesak untuk mengevaluasi terhadapcaleg yang terindikasi ikut terlibat tindak pidana kekerasan. Tuntutan ini muncul dalam aksi sekitar 80 anggota Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) se-Kabupaten Sumenep, merespon aksi premanisme yang diduga dilakukan pendukung calon anggota legislatif (caleg) Partai Bulan Bintang (PBB), berupa pemukulan terhadap pengawas pemilu lapangan (PPL) Desa Paliat, Kecamatan/Pulau Sapeken.

Salah satu peserta aksi, Hartono menyatakan hal tersebut. "Itu harus jadi pertimbangan partai, apa masih layak, caleg yang terindikasi mendalangi pemukulan, tetap maju dalam pemilu?" terangnya. Hartono juga mendesak KPU Sumenep untuk bertindak tegas, karena dalam kasus penganiayaan terhadap PPL Paliat dalam acara kampanye caleg, diduga dilakukan di rumah ketua KPPS. "Kalau memang benar indikasi ada penyelenggara Pemilu, dalam hal ini KPPS, KPU harus berani memecat!" tandasnya.

Dalam aksi yang digelar pada Jum’at (21/3/204) di depan Taman Adipura Kota Sumenep ini, juga diikuti langsung oleh Ketua Panwaslu Kabupaten Sumenep Zamrud. Kata Zamrud, Panwaslu Sumenep siap mengawal kasus ini sampai tuntas. Aparat kepolisian pun harus mengusut hinga tuntas juga. "Kalau bisa, hingga ke aktor intelektualnya, siapa yang menyuruh melakukan pemukulan itu!. Kita akan kawal kasus ini," tandasnya.


Tuntut Parpol Evaluasi Caleg Diduga Terlibat Kekerasan