Empat Hari Buron, Sopir Bus Maut Serahkan Diri ke Polisi

SIDOARJO (BangsaOnline)-Teguh Harianto (36), sopir bus Harapan Jaya yang melarikan diri selama empat hari pasca-kecelakaan maut di Jalan Raya Bungurasih Waru Sidoarjo akhirnya menyerakan diri ke Polresta Kediri, Jum'at (17/10/2014).


Pihak Polresta Kediri pun melakukan kordinasi dengan Polres Sidoarjo jika teguh telah menyerahkan diri. "Setelah Polresta Kediri memberikan kabar bahwa Teguh Hariyanto menyerahkan diri, kami langsung berangkat untuk menjemputnya," kata Kasat Lantas Polres Sidoarjo AKP Budi Setyono, Jumat (17/10/2014).

Teguh dijemput dengan mengunakan mobil Avanza warna silver yang ditumpangi 3 anggota dengan 1 mobil pengawalan yang ditumpangi 2 orang dari Polres Sidoarjo ke Mapolresta Kediri usai salat Jumat. Teguh yang mengunakan kemeja putih dengan celana tiga perempat itu tiba di Mapolres Sidoarjo pukul 15.25 Wib, dia langsung dibawa ke kantor Laka Lantas Polres Sidoarjo untuk di lakukan penyidikan.

Saat di ruang penyidikan, Teguh yang tangan kanannya diperban, hanya terdiam dan tertunduk saat para wartawan melontarkan berbagai pertanyaan.

Seperti diberitakan sebelumnya, terjadi kecelakaan maut Sebuah bus Harapan Jaya, AG 7900 UR , jurusan Surabaya-Trenggalek terguling di Jalan Raya Bungurasih depan Mahmil Waru Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (13/10/2014) sekitar pukul 04.30 WIB.

Akibat kejadian itu, tujuh penumpang bus tewas di lokasi kejadian. Sedangkan puluhan penumpang lainnya terluka berat dan ringan. Pihak polisi berusaha mencari Teguh yang melarikan diri, polisi juga sempat menyebarkan foto Teguh sebgai DPO di berbagai tempat-tempat strategis.


Empat Hari Buron, Sopir Bus Maut Serahkan Diri ke Polisi