
Minimarket //Bodong// akan Ditutup
Pasar Modern Ponpes Sidogiri jadi Target--sub
BONDOWOSO (bangsaonline) - Banyaknya pasar modern (minimarket,red) yang tidak mengantongi izin (bodong), direaksi serius DPRD Bondowoso. Melalui Panitia Khusus (Pansus) I
yang membidangi Minimarket, mendesak Pemkab Bondowoso segera melakukan penutupan. Dalam waktu dekat, Pansus akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) sekaligus melakukan penutupan bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Pemkab Bondowoso.
Ketua Pansus I, Andi Hermanto menjelaskan, menjamurnya pasar moderen yang ada di Bondowoso sudah di luar kewajaran. Sebab, menurutnya, pasar modern yang tersebar di kecamatan-kecamatan lebih dari satu. 'Kalau pasar moderen ada satu di setiap kecamatan wajar-wajar saja, tapi ada beberapa Kecamatan berdiri lebih dari satu, itu pun tidak mengantongiu ijin resmi dari Pemkab,'' ujar polirisi PDIP tersebut, kemarin (21/3).
Menurutnya, beberapa pasar modern yang tidak mengantongi izin tidak bisa diberi toleransi dan harus dilakukan penutupan.
''Yang menjadi target pansus nanti adalah Indomaret, Alfa Mart dan pasar modern milik Pondok Pesantren Sidogiri, serta pasar modern yang tidak berijin resmi lainnya,'' tegasnya.
Menurut Andi, maraknya pendirian minimarket di Bondowoso tak lepas dari peran Perijinan Terpadu yang memberikan kelonggaran tanpa melihat peraturan.
''Kami melihat pihak peijinan ini lebih mengedepankan pendapatan dari pada menegakkan Perda. Sehingga kami menganggap perijinan konsisten dengan dalam menjalankan aturan yang telah disepakati antara pihak legislatif dan eksekutif,'' tandasnya.
Dia menambahkan, proses pendirian pasar modern untuk mendapatkan ijin dari pemerintah, seharusnya terlebih dahulu dilakukan survei lokasi, dan melakukan investigasi. Namun hal itu tidak pernah dilakukan.
''Kalau pihak Pemerintah telah bersikap seperti itu, maka tidak menutup kemungkinan pihak pengusaha akan memandang sebelah mata kepada Pemkab Bondowoso, karena hal itu berawal dari sikap pemerintah sendiri,'' katanya.
Andi berharap, ke depan pihak Pemkab selektif memberikan ijin kepada pengusaha pasar modern sehingga tidak mengorbankan pasar tradisional.
''Kami minta kepada Pemkab Bondowoso lebih arif dan bijak kepada pengelola pasar tradisional, dan tidak memanjakan pengusaha pasar modern. Sehingga tidak ada kecemburuan satu sama lain yang akhirnya membuat kesenjangan ekonomi di masyarakat,'' pungkasnya.



