LTMNU Lamongan akan Terapkan Diklat Ketakmiran

LTMNU Lamongan akan Terapkan Diklat Ketakmiran

LAMONGAN (bangsaonline) - Sejumlah masjid NU yang ada  di Lamongan belum miliki keadminstrasian dan terorganisir dengan baik. Bahkan kalau toh ada administrasinya sangat sederhana.

Koordinator Devisi Usaha dan Keorganisasian LTMNU Lamongan Moh Syukrilah mengatakan, LTMNU yang bergerak sebagai lembaga milik Nadhatul Ulama mempunyai tugas penting dalam memberikan, membina serta membantu memberikan bimbingan untuk menyusun kelembagaan masjid milik NU. 

"Kalau di Lamongan sendiri, masjid NU jumlahnya ratusan. Oleh karena itu LTMNU Lamongan kini tengah melakukan semacam pendataan pada masjid-masjid tersebut guna diajari penyusunan kelembagaan serta pengembangan ekonomi dengan basis masjid," jelasnya.

Tentu saja untuk melakukan pendataan ini Lembaga Takmir Masjid NU ini tidak bisa bekerja sendiri. Karena itulah pihaknya kini tengah membentuk LTMNU di tiap-tiap kecamatan. Dengan membentuk ditiap kecamatan diharapkan kinerja pendataan masjid NU di Lamongan akan mudah sehingga program kelembagaannya dapat langsung dibentuk. 

Satt ini kepengurusan masjid NU  di  Lamongan masih sederhana bahkan amburadul seperti mengenai Surat Keputusan ( SK) Ketakmiran. "Banyak sekali yang tidak mengerti. Kalau toh ada maka hanya terpampang nama kepengurusan masjid. Padahal masjid tidak hanya sebagai tempat peribadatan saja namun masjid harus dirasakan pula kemanfaatan," ungkapnya lagi.

Oleh karena itu, dalam waktu singkat akan ada masjid percontohan yang memenuhi tiga unsur baik dalam organisasi, pengelolaan, SDM yang meliputi takmir, remaja masjid sampai pada pemberdayaan masyarakat sekitar.

"Kedepan LTMNU akan menerapkan diklat-diklat ketakmiran di lima zona yang ditetapkan oleh PCNU," tandasnya.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: