“Tuntutan kami hanya dua, berhentikan tahapan Pilkades, dan melakukan tes tulis dan wawancara ulang secara terbuka dan transparan kepada publik,” tegasnya.
Berdasarkan data Polres Sampang, massa yang ngeluruk kantor Pemkab Sampang ada 300 kendaraan sepeda motor, 10 mobil pribadi, 1 pick up sound syistem, 5 truk, dan 5 mobil travel.
Tampak aparat dari Polres Sampang melakukan pengawalan saat berlangsung aksi demo. Untuk meredakan ketegangan saat aksi, Kapolres Sampang menerjunkan para Polwan dibantu Pol PP membentangkan poster ajakan damai, tertib dan aman saat demo.

TAGS:pemkab sampang










