JAKARTA (BangsaOnline) - Musyawarah Nasional (Munas) IX Partai Golkar memutuskan mendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Hal ini disampaikan oleh Pimpinan Sidang Munas Golkar, Leo Nababan di Hotel Mercure, Minggu (7/12).
"Munas kali ini memutuskan, dan akan ditetapkan sebentar lagi,
bahwa Partai Golkar mendukung pemerintah Jokowi-JK," ujar Leo.
Leo mengungkapkan bahwa perubahan arah dukungan itu dikarenakan
doktrin Partai Golkar sejak dulu adalah mendukung pemerintahan yang sah.
Dengan keputusan itu, Golkar kubu Presidium Penyelamat Partai Golkar
pun menyatakan ke luar dari Koalisi Merah Putih.
Keputusan ini
berbeda dari keputusan Munas di Nusa Dua, Bali, yang menyatakan tetap di
Koalisi Merah Putih (KMP).
Munas di Ancol merupakan bentuk perlawanan sejumlah kader Golkar yang
berseberangan dengan Aburizal Bakrie, yang baru saja terpilih secara
aklamasi sebagai ketua umum dalam Munas IX Partai Golkar di Nusa Dua,
Bali.
Dalam acara Munas IX di Bali, terbit keputusan pemecatan belasan kader
Golkar, termasuk Agung Laksono, Priyo Budi Santoso, Agus Gumiwang, dan
Yorrys Raweyai. Mereka dianggap melawan keputusan partai dengan
membentuk presidium penyelamat Partai Golkar yang tidak diakui oleh kubu
Aburizal.



