BangsaOnline.com - Selasa kemarin (9/12/2014), merupakan hari yang sangat buruk bagi salah satu siswi di SMAN 6 Surabaya yang bernama Ika Arianti Putri (17). Ika meninggal tertimpa pohon bambu di dalam area parkir Delta Plasa Surabaya.
Sebelum pergi izin keluar, almarhummah Ika Arianti Putri, sempat
minta uang sebesar Rp 20 ribu, untuk biaya print tugasnya. Rencananya
tugas itu akan dikerjakan bersama temannya yang sudah ada janji, setelah
pulang sekolah.
"Ngakunya akan ke rumah teman dan ngeprint tugas bersama teman sekolahnya bernama Yolanda" ujar dia.
Namun, Endang tiba-tiba mendapatkan kabar yang mengejutkan, kalau anaknya yang baru keluar dari rumah tersebut berada di rumah sakit. "Saya tahunya keluar izin bersama temannya. Tiba-tiba dapat kabar anak saya meninggal dan berada di rumah sakit," kata dia.
Endang Biastuti sebagai orang tua Ika sendiri tidak mengetahui
apakah ada firasat atau tidak pada dirinya. Namun, dalam beberapa hari
terakhir ada keanehan pada diri Ika semata wayangnya dari hasil
pernikahannya dengan Muhammad Syaiful tersebut. Ika selalu meminta maaf
kepada orangtuanya dan teman-temannya.
"Setiap sekolah dan jam istirahat, teman-temannya banyak yang mengatakan, Ika selalu minta maaf pada setiap orang yang ditemuinya" kata Endang Biastuti.
Selain itu, ada perubahan keanehan pada diri almarhummah Ika Ariyanti Putri. Terutama dalam segi pakaian yang digunakannya, jika berpergian.
"Kalau pergi keluar selalu minta baju baru yang masih tersimpan dalam
almari, warnanya selalu putih. Dan yang terakhir keluar tadi semuanya
serba putih dan hijabnya juga putih malah belum disetrika," ujar dia.
Pantauan tetangga, kerabat, teman dekat termasuk teman sekolah dan guru
dari SMAN 6 Surabaya, terus berdatangan di rumah duka Jalan Kalijudan
8-C No 30 RT 3 RW 3 Kecamatan Mulyorejo, Surabaya.




