Puluhan Ribu Buku K-13 MTs di Bojonegoro Mangkrak

BOJONEGORO (bangsaonline) - Dihentikanya kurikulum 2013 (K-13) oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan beberapa waktu lalu, membuat pendistribusian buku mata pelajaran K-13 bagi siswa Madrasah di Bojonegoro dihentikan. Puluhan ribu buku tersebut kini mangkrak di kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro.

Sedikitnya terdapat 115.000 lebih buku mata pelajaran Kurikulum 2013 untuk siswa Madrasah Tsanawiah (MTs) atau setingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) ini menumpuk di kantor Kementrian Agama Kabupaten Bojonegoro. Dari jumlah tersebut meliputi 26.241 mata pelajaran umum, serta 89.386 mata pelajaran agama.

Staf Kasi Pendidikan Madrasah di kantor Kementian Agama Bojonegoro, Asyari, mengatakan jika buku K-13 ini seharusnya sudah di distribusikan ke masing-masing lembaga sekolah. "Kita masih menunggu berita acaranya dahulu," ujarnya, Selasa (16/12/2014).

Pihaknya mengaku mengetahui dari pemberitaan di media massa tentang diberhentikanya sistem kurikulum 2013 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anis Baswedan, beberapa waktu lalu. Bahkan, ia memilih untuk menyimpan buku-buku tersebut terlebih dahulu, sambil menunggu pemberitahuan resmi dari Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Jawa Timur.

Sementara untuk langkah selanjutnya pihak Kementrian Agama Bojonegoro masih menunggu surat edaran resmi dari Kakanwil Kementrian Agama Provinsi Jawa Timur, terkait dengan nasib buku-buku kurikulum 2013 ini.

"Kami masih menunggu petunjuk dari Kanwil, jika diminta untuk mendistribusikan ke lembaga sekolah akan langsung kita laksanakan," pungkasnya.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Puluhan Ribu Buku K-13 MTs di Bojonegoro Mangkrak