Curah Hujan Tinggi, Dinkes Bondowoso Himbau Waspada Penyebaran DBD

BONDOWOSO (BangsaOnline) - Memasuki Januari dimana curah hujan mulai tinggi, biasanya ditandai pula dengan peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Hal ini terjadi karena adanya potensi peningkatan pertumbuhan jentik nyamuk aedes aegypti, si pembawa virus dengue.

Beranjak dari kondisi inilah Dinas Kesehatan Bondowoso mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap penyebaran penyakit yang diprediksi meningkat pada musim penghujan seperti sekarang ini.

"Masyarakat harus terlatih untuk melakukan pencegahan mandiri. Sadari tempat-tempat yang biasa jadi sarang nyamuk, dan lakukan pembasmian. Jangan remehkan gigitan nyamuk," jelas dr. Arif Sudibyo Kepala Bidang P2PL Dinkes Bondowoso, Kamis (8/1)

Ia membeberkan kasus DBD pada 2014 yang mencapai 350 kasus dan tersebar di 25 wilayah puskesmas di Bondowoso. Oleh karena itu ia berharap tahun ini jumlah kasus DBD tersebut menurun.

DBD ini kata Sudibyo, disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Biasanya kasus penyakit DBD banyak ditemukan di daerah tropis dan tak jarang menyebabkan kejadian luar biasa (KLB).

"Beberapa faktor yang mempengaruhi munculnya DBD antara lain rendahnya status kekebalan kelompok masyarakat dan kepadatan populasi nyamuk penular. Ini terjadi karena banyaknya tempat perindukan nyamuk yang biasanya terjadi pada musim penghujan," imbuhnya.

Ditambahkan, masyarakat perlu mewaspadai dan mengantisipasi serangan penyakit DBD dengan menjaga kebersihan lingkungan didalam rumah maupun diluar rumah. Antara lain melalui peningkatan Gerakan Jumat Bersih untuk membrantas sarang dan jentik-jentik nyamuk.

Menurutnya, pencegahan demam berdarah yang paling efektif dan efisien sampai saat ini adalah kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara 3M Plus, yaitu Menguras, Menutup dan Memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk penular Demam Berdarah.

Selain itu, hindari pula kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah yang bisa menjadi tempat istirahat dab tempat bersarang nyamuk.

PSN perlu ditingkatkan terutama pada musim penghujan dan pancaroba seiring dengan meningkatnya curah hujan yang dapat meningkatkan tempat-tempat perkembangbiakan nyamuk penular DBD, sehingga seringkali menimbulkan KLB pada musim ini.


Curah Hujan Tinggi, Dinkes Bondowoso Himbau Waspada Penyebaran DBD