“Ini menjadi kabar gembira dan bahagia bagi 4.000 penghafal Qur’an, hafidz hafidzah yang membaca Al qur'an dengan hafalan (bil ghoib) secara online. Serta untuk para bupati wali kota yang telah berpartisipasi dalam acara tersebut. Jadi penghargaan ini untuk mereka semua,” katanya.
Khofifah sendiri merasa kaget dan tidak menyangka bahwa acara yang dilakukan untuk memperingati Nuzulul Qur’an kemarin mendapat apresiasi dari MURI. Apalagi saat ini masih dalam suasana keprihatinan di tengah pandemi Covid-19.
Awalnya, ia mencari format bagaimana menyelenggarakan peringatan Nuzulul Qur’an di tengah pandemi Covid-19 dengan tetap melakukan protokol kesehatan yakni physical distancing, namun tidak mengurangi hidmahnya acara.
Ditambah, beberapa Bupati Wali Kota juga sama-sama ingin memperingati Nuzulul Qur’an dan bermunajat bersama. Untuk itu dipilihlah 17 bupati wali kota yang mewakili wilayah mulai ujung timur, barat, utara dan selatan Jatim.










