(Salat malam dan istighatsah di kawasan Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya, Sabtu (30/5/2020) malam. foto: MMA/ bangsaonline.com)
Kenapa Kiai Asep mau menyumbang? “Saya warga Surabaya. Saya sebagai warga Surabaya kan ikut malu. Rame kayak gitu. Bu Risma sebagai wali kota kan juga malu,” kata kiai miliarder yang pada bulan suci Ramadan lalu membagikan 300 ton beras dan 40.000 sarung, serta uang Rp 50 ribu per orang bagi relawan penanganan Covid-19 dan warga terdampak secara sosial ekonomi virus Corona.
Kiai Asep ingin Jawa Timur segera memasuki new normal. Nah, kuncinya, bagaimana penyebaran covid-19 di Surabaya dan Sidoarjo ini bisa ditekan. Sebab, penyebaran terbesar Covid-19 di Jawa Timur adalah Surabaya dan Sidoarjo. “Kan 70 persen terbanyak Surabaya dan Sidoarjo,” katanya.
Menurut Kiai Asep, dalam kondisi seperti ini, semua pihak harus menahan diri. “Harus bersabar. Kalau sabar, pasti akan ada jalan keluarnya,” kata kiai miliarder yang dikenal dermawan itu.










