Begini Alasan Pemkab Pamekasan Tak Tutup Pasar Kolpajung Meski Jadi Klaster Baru Covid-19

"Beberapa minggu kemarin kami sudah lakukan penyemprotan disinfektan dan rapid test terhadap sejumlah pedagang Pasar Kolpajung, namun hasilnya masih belum keluar," ujarnya.

Selain itu, Achmad juga mengaku sudah melapor ke Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Pamekasan kalau Pasar Kolpajung jadi klaster baru penyebaran virus Corona. Bahkan, Achmad akan mengusulkan rapid test kembali dan tracing terhadap sejumlah pedagang yang berjualan di pasar tersebut.

"Tujuannya untuk mempercepat memutus mata rantai penyebaran virus Corona di Pasar Kolpajung agar tidak semakin mewabah," ujarnya.

Ia mengacu saran yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo bahwa di masa pandemi Covid-19 ini, semua elemen masyarakat harus bisa tetap produktif, namun juga tetap menjaga keselamatan.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: