BANYUWANGI (BangsaOnline) - Para penggiat wisata Pulau Merah Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran protes terkait presentase pengelolaan wisata, selain protes para penggiat tersebut juga menyayangkan sikap arogansi kepala dinas prawisata Kabupaten Banyuwangi saat proses mediasi di kantor balai Kecamatan Pesanggaran.
Hal ini di picu dari jawaban yang penuh kontroversial dari kepala dinas pariwisata saat menjawab berbagai pertanyaan dari kalangan penggiat wisata pulau merah. Hal itu di kemukakan oleh Efendi selaku bendahara pokmas sadar wisata pulau merah saat di konfirmasi sesaat setelah pertemuan bersama kepala dinas pariwisata Banyuwangi di balai kantor kecamatan Pesanggaran.(14/1).
Kepada wartawan pihaknya mengatakan bahwa selama ini terkait presentase dana pengelolaan wisata itu dinilai kurang transparan kepada masyarakat, sehingga para penggiat wisata mencoba untuk melakukan mediasi dengan pihak yang bersangkutan untuk menanyakan hal tersebut.
"Kami hanya ingin kejelasan tentang presentase dana pengelolaan wisata, karena selama ini kami menilai presentase itu kurang transparan, dari presentase 10 persen kita ingin adanya kenaikan dari angka itu, namun apa yang kita pertanyakan mendapat jawaban yang menurut saya jawaban yang sangat kontroversial." jelasnya.
Bahkan saat proses pertemuan itu sempat terjadi ketegangan di antara kedua pihak, karena pertanyaan kepala dinas itu sangat mengandung sara dengan mengatakan status golongan. Dan tentu saja keadaan di forum tersebut sempat memanas.
"Bahasanya itu yang membuat kami ndak terima mas karena apa yang di katakan itu mengandung sara," urainya.
Dari proses mediasi, presentase pengelolaan hasil wisata itu menurut Efendi masih belum mendapatkan hasil kejelasan dari pihak dinas pariwisata, hingga para penggiat wisata pulau merah akan melakukan demo ke kantor pemerintah kabupaten Banyuwangi.
"Rencananya kita akan demo untuk menyampaikan aspirasi warga masyarakat sekitar pulau merah," pungkasnya.
Sementara itu saat di konfirmasi di sela kesibukanya, Plt. Kepala Dinas Pariwisata Banyuwangi yang akrab di panggil Bram ini mengatakan, untuk hasil presentase pengelolaan wisata pulau merah pihaknya mengatakan ada 10 persen dari presentase itu untuk memberdayakan masyarakat, dan rencananya dari presentase itu akan di naikan.
"Dari nilai 10 persen nantinya dana itu akan kita naikan, untuk berapa tepatnya masih kita kordinasikan, dan hal itu kita realisasikan untuk memberdayakan masyarakat Desa Sumberagung," pungkasnya.




