TUBAN (bangsaonline) - Pemilu Legislatif (pileg) 2014 yang digelar pada 9 April mendatang belum membawa dampak pada harga kebutuhan pokok atau sembako. Pantauan HARIAN BANGSA, harga di beberapa pasar Tuban cenderung stabil. Mulai harga sembako, pakaian maupun yang lainnya masih memiliki harga jual yang normal.
Sutomo (54) pedagang sayuran di Pasar Baru Tuban mengatakan, harga sayur masih stabil. “Saya rasa pemilihan umum itu tidak berpengaruh apa-apa terhadap kebutuhan. Yang mempengaruhi harga sayur mayur itu kondisi alam,” ungkapnya.
Menurutnya, harga sayuran cenderung stabil sedangkan harga cabai rawit hijau kisaran Rp 16 ribu per kilogramnya. Untuk harga cabai keriting Rp 12 ribu/kilogramnya. Harga bawang putih Rp 8.500,00/kilogram, dan tomat per kilogram hanya Rp 3.500,00.
“Untuk harga tomat dan cabai rawit terbilang agak mahal. Namun, mahalnya harga itu bukan karena pemilu. Namun, masih karena dampak meletusnya Gunung Kelud beberapa waktu lalu karena suplai sayuran yang banyak dari Pare-Kediri. “Mungkin jika disana sudah stabil, harga sayuran juga akan stabil kembali,” tandas pedagang sayur mayur asal Kelurahan Kutorejo, Tuban tersebut.
Hal senada disampaikan oleh, Anik (38) salah satu pedagang pracangan di Pasar Baru. Menurutnya, harga kebutuhan bahan pokok tidak terpengaruh. Harga beras harganya masih berkisar antara Rp 7-8.500 per kilogramnya. Gula pasir Rp 9.200,00/kilogram, dan minyak goreng kemasan Rp 12 ribu per liternya.




