Demo Seorang Diri, Pria Ini Tolak Penurunan Harga BBM

JEMBER (BangsaOnline) - Seorang pria paruh baya, Andre warga Halmahera, kecamatan Sumbersari menggelar aksi tunggal di bundaran DPRD Kabupaten Jember. Ditengah panasnya terik matahari, dengan menutup mulutnya Andre membawa sebuah poster yang bertuliskan ā€œTolak penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), dan turunkan harga sembakoā€.

Aksi ini pun menjadi perhatian masyarakat yang melintasi simpang empat DPRD. Pasalnya, aksi biasanya dilakukan ketika ada kenaikkan BBM, namun aksi ini dilakukan justru menolak adanya penurunan BBM bersubsidi.

Kepada sejumlah wartawan, Andre Ranggi, mengaku aksi penolakan ini sebagai buntut dari keputusan Pemerintah yang kembali menurunkan harga BBM dari 7.600 rupiah menjadi 6600 rupiah/liter. Menurutnya, penurunan harga BBM bersubsidi ini tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pergerakan harga jasa transportasi dan harga barang-barang yang lain, seperti sembako.

ā€Menurut saya percuma, jika BBM turun tetapi sembako tidakā€, lanjut Andre. Terbukti, meski harga BBM diturunkan, harga-harga komoditi yang lain masih tetap.

Sementara itu Pria berusia 37 tahun ini melanjutkan, kondisi ini diakibatkan pedagang masih berpaku pada harga BBM yang sebelumnya. Sehingga meski dilakukan penurunan berapa kali pun, menurutnya tidak akan berpengaruh secara signifikan.

Menurutnya, setelah terbit kebijakan ini, Pemerintah seharusnya menindak lanjuti dengan pengawasan terhadap pergerakan harga khususnya harga komoditi yang berhubungan dengan penurunan harga BBM tadi. Sehingga Andre menegaskan masyarakat tidak menjadi korban atas kebijakan yang dikeluarkan pemerintah.

Lebih jauh, Andre menyayangkan atas sikap organ-organ masyarakat yang katanya pro dengan rakyat yang dinilainya cenderung diam atas persoalan ini. Padahal, dampak langsung dari kebijakan ini adalah rakyat.


Demo Seorang Diri, Pria Ini Tolak Penurunan Harga BBM