SIDOARJO (BangsaOnline)- Warga Desa Sedati Gede Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo digegerkan dengan meninggalnya Sutati (41), seorang penghuni rumah kos di JL Haji Syakur Desa Sedati Gede Kecamatan Sedati, Sidoarjo, Rabu (21/1/2015) malam. Warga asal Desa Baamang Hilir Kecamatan Bamang Kabupaten Kota Waringin Kalimantan Timur meninggal dalam kamar kos milik Hj Semi.
Perempuan yang tinggal tinggal sendiri itu diketahui oleh tetangga kos yaitu Setiadi Putra Budiman (28) dan Vina Okariana Budi S (20) saat keduanya sedang berada di depan kos sedang mengobrol pukul 16.30 WIB. Tiba-tiba keduannya tercium bau busuk yang mengarah pada tempat kos korban.
Kedua tetangga kos tersebut curiga dengan kamar kos korban yang kesehariannya bekerja menjadi karyawan di pabrik dengan bau tak sedap yang menghembus dan mengarah ke kamarnya. Keduannyapun memaggil pemilik kost Hj Semi (54) yang juga sebagai ibu RT setempat.
Setelah dipanggil dan diketuk-ketuk tidak ada respon. Kondisi pintu terkunci dari dalam, mereka terpaksa membuka paksa dari luar. Mereka terkejut saat pintu terbuka, korban dalam kondisi tak bernyawa di atas tempat tidur dalam kondisi terlentang. "Saya langsung hubunggi polsek Sedati," kata Hj Semi.
Mendapat laporan, Polsek sedati mendatangi lokasi kejadian untuk memastikan meninggalnya ibu paru Baya yang tinggal sendirian itu.
Kapolsek Sedati AKP Yuyus Andriastanto melalui Kasi Humas Polsek Sedati Aiptu Zainal Arifin mengatakan dari keterangan saksi-saksi di TKP korban diduga sudah dua hari tidak keluar kamar. "Sudah dua hari, mulai hari Senin," katanya Aiptu Zainal Arifin.
Sementara, lanjut Zainal, dari hasil olah TKP, pada tubuh korban tidak ditemukan bekas luka benda tumpul maupun lancip. "Tidak ada samaaa sekali bekas luka," ujarnya. Pihak Polsek lalu mencoba menghubungi keluarga terdekat. "Dan kami dapat nomer yang dapat menghubungi keluarganya," katanya.
Saat dihubungi nomer tersebut milik Nurhianis Veronika, anak kandung korban yang tinggal di jalan Raya Tropodo Kecamatan Waru Sidoarjo. "Putrinya langsung mendatangi kejadian, saat dimintai keterangan dia mengatakan jika ibunya (korban) memang sedang sakit dan habis operasi batu ginjal di RSU dr Soetomo Surabaya," beber Zainal. Petugas Polsek Sedati lantas membawa jenazah korban ke Pusdik Gasum Porong untuk diotopsi.




