Wawali Subri saat melakukan mutasi pejabat. (foto: ist).
"Kalau yang masih kosong, nanti disesuaikan dan masih dilakukan kajian-kajian di bawah Bu Sekda, dan masih dipilih siapa yang pas untuk menempati posisi itu. Ya, hanya dua posisi, yang satunya masih nunggu pensiun," ujar Wawali Kota Probolinggo saat dikonfirmasi wartawan terkait kekosongan OPD usai mutasi, Jumat (28/8/2020).
Dalam sambutan mutasi, Wawali Subri menegaskan bahwa mutasi jabatan bukan hanya berorientasi pada kepentingan kepala daerah semata, tapi orientasi juga untuk kepentingan masyarakat Kota Probolinggo.
"Jabatan baru bukan berarti yang terbaik buat kita. Sesungguhnya yang terbaik adalah apabila bisa membuktikan amanah yang kita emban," tegasnya.
Menurutnya, citra Pemerintah Kota Probolinggo akan sangat banyak ditentukan oleh kinerja dalam melaksanakan tugas sehari-hari.
"Perlu disadari dan dipahami, bahwa tugas tiap OPD akan semakin berat terkait pengelolaan keuangan, anggaran, serta perekonomian. Untuk itu, meminta pejabat baru jangan larut dalam euforia tetapi harus menunjukkan apa yang menjadi program kerja ke depan," pesannya.
"Ini hasil dari assessment, (pejabat baru) punya background kuat di bidangnya, hasil tes paling baik dan punya pengalaman. Untuk posisi jabatan yang kosong (masih diisi plt) segera disesuaikan dan dilengkapi karena tidak mudah cari orang yang tepat," tukasnya. (ndi/zar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




