Meski Hampir Mencapai 100 Penderita, Tulungagung Belum KLB DBD

TULUNGAGUNG (BangsaOnline) - Mendekati akhir bulan Januari Dinas Kesehatan Tulungagung mencatat sebanyak 87 kasus Demam Berdarah Dengue atau DBD, tersebar di beberapa wilayah di Tulungagung. Meski begitu, kasus DBD ini tidak masuk dalam Kasus Luar Biasa atau KLB.

Kasi Pemberantasan Penyakit Dinkes Tulungagung Didik Eka mengatakan, ada 3 kecamatan yang rawan dan terdapat banyak pasien yakni Kecamatan Campurdarat, Boyolangu dan Bandung.

Meski ada peningkatan dari pada Januari tahun lalu, kasus ini tidak masuk dalam kategori KLB, karena indikatornya masih jauh dibawah acuan. Didik Eka mengatakan, jumlahnya meningkat pada tahun lalu yakni sebanyak 28 kasus pada bulan januari 2014.

Sementara terbesar KLB pada 2010 lalu, yakni mencapai angka 463 penderita. Sehingga jika saja jumlahnya mencapai 2 kali lipat dari tahun 2010 maka bisa dikatakan KLB. “Kasus ini bisa diaktakan KLB, jika jumlah penderita DBD mencapai 2 kali lipat dibanding 2010 lalu “ kata Didik Eka.

Untuk diketahui, data dari Dinkes Tulungagung pada bulan Januari 2010 kasus DBD meledak mencapai 463. Sedangkan Januari 2014 sebanyak 28 kasus dan bulan Januari 2015 ini 87 penderita. Dinkes berharap kasus DBD tidak meningkat karena prediksi dari BMKG puncak musim hujan pada Januari ini sehingga bulan berikutnya ada penurunan kasus, karena musim hujan mulai berkurang.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: