Tidak Terdata Penerima Kompensasi, PSK Eks Guyangan Nganjuk Protes

NGANJUK – (BangsaOnline) - Carut marutnya pendataan yang dilakukan Dinas Sosial Ketenagakerjaan Kabupaten Nganjuk terhadap penghuni eks lokalisasi Guyangan berbuah protes. Pasca penutupan lokalisasi terbesar di kota angin ini, diakui sejumlah pekerja seks komersial (PSK) belum menerima dana kompensasi.

"Hingga saat ini saya belum menerima kompensasi, saya sudah coba menjelaskan di Dinsos ternyata data saya tidak ada, terus saya harus bagaimana?" keluh Ev salah satu PSK yang belum menerima kompensasi jumat (30/1/2015). Menurut wanita berkulit putih ini, ia dan puluhan PSK Guyangan yang belum mendapat kompensasi akan melakukan aksi protes dengan tetap berada di posko pencairan sampai mendapat kejelasan nasib mereka.

Hal senada juga disampaikan oleh Cuk (60) warga kelurahan Guyangan, saat melihat data penerima kompensasi namanya juga tidak tercantum dalam daftar penerima kompensasi. Kendati sudah berupaya untuk mendapat kejelasan nasibnya, namun hingga batas akhir penerimaan, jumat (30/1) pihak nya belum juga menerima kompensasi tersebut.

“Saya sudah puluhan tahun tinggal di kelurahan Guyangan dan bisa di buktikan dengan kepemilikan KTP malah gak terdata. Terus data yang digunakan Dinsos itu dari mana asalnya," tegas Cuk. Menurut Cuk, uang kompensasi senilai Rp.3.8 juta untuk PSK, serta warga terdampak dan mucikari menerima kompensasi sebesar Rp.2.298 ribu, cukup berarti pasca penutupan lokalisasi tempat mereka mengais pundi-pundi rupiah.

Terpisah, Sumadji Kepala kelurahan Guyangan menyatakan akan memperjuangkan nasib PSK dan warga terdampak yang belum menerima kompensasi. Diakui, sebagian besar warga banyak yang belum menerima kompensasi. Jumlah PSK di Lokalisasi Guyangan yang masuk dalam daftar penerima kompensasi dari Dinsos, menurut Sumadji sebanyak 191.

Dari data itu 39 tidak ada ditempat, sedangkan data yang dimiliki Kelurahan Guyangan sebanyak 215 sehingga terjadi perbedaan sekitar 30 orang. Dilapangan sendiri terdapata selisih 70 warga yang belum tercover oleh dinsos.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: