TUBAN (BangsaOnline) - Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Tuban, selasa (3/1) malam, selama 5 jam lebih membuat puluhan rumah di Desa Kapu dan Mandirejo, Kecamatan Merakurak, Tuban menjadi terendam banjir. Akibatnya, selain aktifitas warga terganggu, sejumlah jalan desa dan kecamatan serta bangunan sekolah juga ikut terendam.
Menurut Takran (47) salah satu warga Desa Kapu, Kecamatan Merakurak ketika ditemui, rabu (4/1) pagi, menjelaskan bahwa hujan lebat yang terjadi sejak menjelang mahgrib hingga 12 malam telah membuat air hujan masuk ke pemukiman warga. Hal ini juga ditambah dengan melubernya air dam (penampungan air) yang tidak kuat menampung banyaknya air.
"Airnya mulai masuk ke pemukiman warga sekitar pukul 12an malam, mulai saat itu kondisi air semakin meninggi," ungkap Takran
Dikatakannya, ketinggian air yang memasuki pemukiman warga tersebut mencapai lutut orang dewasa.
"Ini semalam kita angkat-angkat seperti almari, kulkas, dan barang-barang lainnya kita tempatkan ketempat yang lebih tinggi, biar tidak terendam banjir," bebernya
Sementara itu, terkait terendamnya banjir tersebut belum ada keteranagn resmi dari pemerintah setempat. Berapa jumlah rumah yang terendam.




