"Dalam hal ini, Kadin Jatim memiliki komitmen besar membentuk tenaga kerja yang mumpuni dan berkompeten melalui berbagai pelatihan dan sertifikasi profesi. Selain bisa menggenjot produktivitas tenaga kerja dan daya saing produk, upaya ini juga akan meningkatkan daya saing tenaga kerja kita di kancah internasional," tegasnya, Selasa (15/11/20).
Adik menuturkan, Polinema adalah salah satu perguruan tinggi yang berkonsentrasi pada pendidikan vokasi. Beberapa jurusan dan program studi (prodi) dengan peminat yang cukup banyak di antaranya Jurusan Teknik Informasi, Teknik Sipil dan Teknik Elektro.
"Jurusan-jurusan tersebut adalah yang sangat dibutuhkan di masa depan, utamanya dalam mendorong percepatan pembangunan ekonomi Jatim pasca pandemi," tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Direktur Polinema Awan Setiawan mengungkapkan kegembiraannya atas kerja sama yang disepakati. "MoU itu memang simbiosis mutualisme, tetapi bagi saya yang sangat beruntung adalah Polinema. Kesempatan ini harus kita manfaatkan, berkaitan dengan sertifikasi kompetensi baik dosen maupun mahasiswa. Selain itu, juga ada kesempatan pengembangan program double degree kerja sama dengan Jerman yang nanti akan dibantu oleh Kadin Institute," ujar Awan.










