Hari terakhir penyekatan pemeriksaan rapid test antigen di simpang empat Bypass Krian, Kabupaten Sidoarjo melalui dua arus.
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Hari ini, Minggu (14/2), merupakan hari terakhir penyekatan pemeriksaan rapid test antigen di simpang empat Bypass Krian, Kabupaten Sidoarjo.
Kalau dua hari sebelumya hanya arus yang masuk Kabupaten Sidoarjo yang diperiksa, tapi kali ini arus masuk dan arus keluar dari Sidoarjo juga diperiksa.
BACA JUGA:
- Tabrak Tossa, Bus Bagong Alami Kecelakaan Karambol di Krian Sidoarjo, 3 Orang Alami Luka
- Tertimpa Tiang PJU Beraliran Listrik, Pemotor di Krian Sidoarjo Tewas
- Cukup 2 Detik, Maling Bawa Kabur Motor Jemaah Salat Subuh di Krian Sidoarjo
- Diteriaki Anak Pemilik Rumah, Pelaku Curanmor di Krian Sidoarjo Diamankan Warga
Orientasinya, pada hari Minggu (14/02) ini adalah arus balik masyarakat yang usai berakhir pekan dari Malang, Pasuruan, atau tempat-tempat wisata di sekitar Sidoarjo. Kemungkinan dapat menyebabkan klaster baru dari tempat mereka berakhir pekan.
Dari 125 rapid test antigen yang telah disediakan untuk mendeteksi virus Corona, langsung habis hanya sekitar dua jam. Operasi dimulai pukul 15.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. Jumlah masyarakat yang terjaring lebih banyak dari operasi sebelumnya.
Di tempat pemeriksaan, Kapolsek Krian Kompol Mukhlason mengatakan, pelaksanaan operasi penyekatan hari ini lebih intensif. Pengguna jalan dua jalur yang keluar dan masuk Sidoarjo diperiksa.
"Yang diperiksa lebih banyak arus yang keluar dari Sidoarjo. Untuk arus yang masuk lebih sedikit, kemungkinan mereka membaca pemberitaan di media sosial," cetus Kompol Muklason.
"Mungkin dari publikasi teman-teman jurnalis, kalau masuk Sidoarjo harus di-rapid test antigen. Jadi, mereka kalau mau melintas di Sidoarjo jadi malas," sambungnya.
Di hari terakhir penyekatan tersebut, satu warga Ponorogo yang reaktif tinggal di Surabaya. (cat/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




