Tanpa Pelengsengan, Tanggul Sungai di Desa Kepuh Kemiri Sidoarjo Ambrol

SIDOARJO (BangsaOnline) - Tanggul sungai Tuntung yang terletak di RT 10 RW 04 Desa Kepuh Kemiri Kecamatan Tulangan ambrol. Penyebabnya, tangkis tanpa pelengsengan tidak mampu menahan terjangan aliran air di sungai yang sangat deras. Sehingga tanahnya longsor dan hanyut terbawa arus. Untuk mengatisipasi meluasnya longsoran tanggul itu, warga setempat terpaksa menutup jalan dengan mematok menggunakan bambu agar truk dan kendaraan pribadi lainya tidak melintas.

“Warga sengaja memasang patok ditengah jalan dan ditempatkan pada longsoran selebar 15 meter yang terdapat didua titik. Selain itu, warga melarang kendaraan roda empat untuk melintas karena khawatir akan menimbulkan longsoran susulan yang lebih parah akibat getaran dari kendaraan,” ujar Kasi Pelayanan Desa Kepuh kemiri, Lungiantoro pada BangsaOnline, Senin (16/02).

Diakui Lungiantoro, pasca pembangunan proyek jembatan di Tulangan, banyak truk yang melintas membawa bahan baku material seperti sirtu (pasir dan batu) sehingga jalan aspal tidak mampu menahan beban berat truk.

Salah satu wargaDesa Kepuhkemiri, Budiyanto, membenarkan kalau ambrolnya tanggul sudah lama terjadi. Tetapi, tidak ada perbaikan maupun pembangunan sampai saat ini.

“Kami berharap, Dinas PU Pengairan ikut turun tangan agar kerusakannya tidak semakin parah dan tidak berimbas pada jalan aspal,” pintanya.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Tanpa Pelengsengan, Tanggul Sungai di Desa Kepuh Kemiri Sidoarjo Ambrol