
LUMAJANG (BangsaOnline) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang memperpanjang status siaga darurat bencana. Ini mengingat hujan deras dan angin kencang masih kerap terjadi dan sulit diprediksi terutama pada akhir-akhir ini.
Terlebih lagi Kabupaten Lumajang yang sebagaian besar daerahnya dikelilingi oleh gunung, bukit dan sungai, ditambah cuaca yang kerap berubah mengakibatkan beberapa tempat berpotensi terjadi banjir, longsor dan angin puting beliung.
Kepala Sub Logistik BPBD Suparyono, mengatakan selain alasan diatas. Pemberlakuan perpanjangan status siaga darurat ini juga berdasarkan laporan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Selain itu diperkuat juga dengan surat Menteri Dalam Negeri dan BPBD provinsi.
“langkah ini diambil untuk mempersiapkan masyarakat agar selalu siap siaga terhadap bencana yang dikwatirkan bisa terjadi kapan saja. Selain juga untuk mengantisipasi jatuhnya korban jiwa” ungkapnya, kemarin selasa, (17/02).
Guna mendukung langkah tersebut BPBD telah mendirikan Posko Siaga Darurat Bencana atau Posko Aju selama 2 bulan. Posko tersebut tersebar dibeberapa titik rawan bencana seperti didesa Jarit Kecamatan Pasirian.
Disisi lain BPBD juga aktif melakukan pemantauan dengan menyebarkan relawan dibeberapa titik rawan disetiap kecamatan. Selain itu pemasangan rambu evakuasi serta himbauan dan sosialisasi, juga terus dilakukan BPBD kepada masyarakat yang tinggal didaerah rawan bencana.



