Sejumlah personel polisi melakukan pengamanan di salah satu gereja.
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Pasca terjadinya ledakan bom di Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/03/2021), Polresta Sidoarjo dan jajaran memperketat pengamanan sejumlah gereja, tempat ibadah lain, dan berbagai obyek vital di Sidoarjo.
Sejumlah personel polisi bersama ormas dan security tempat ibadah memperketat kawasan, termasuk memeriksa barang bawaan orang yang keluar masuk gereja.
BACA JUGA:
- Sundulan Antartruk di Sidoarjo, 1 Pengemudi Alami Patah Tulang
- Brio Diduga Masuk Jalur Lawan, Tabrakan Beruntun di Balongbendo Sidoarjo Tewaskan 2 Pemotor
- Bobol Rumah di Gedangan, Pria Asal Sukodono Ditangkap Resmob Polresta Sidoarjo
- Polresta Sidoarjo Ungkap 33 Kasus Narkotika Selama Mei 2026, Total BB Disita Hampir Rp45 Miliar
Tidak hanya itu, di beberapa kawasan perumahan juga tak luput dari sasaran perketat pengamanan Polresta Sidoarjo dan jajaran. Seperti di Perumahan Bumi Papan Selaras, polisi memberikan imbauan kepada satpam perumahan agar mengawasi atau memeriksa orang luar komplek perumahan.

Kapolresta Sidoarjo Kombespol. Sumardji menjelaskan, jika upaya memperketat pengamanan gereja dan obyek vital lainnya yang dilakukan Polresta Sidoarjo dan jajaran, adalah sebagai langkah antisipasi terhadap gangguan kamtibmas pasca ledakan bom di Makassar.
“Kami imbau masyarakat tidak panik. Karena personel kami bersama-sama TNI, ormas, dan elemen lainnya telah disebar untuk menjamin rasa aman dan memastikan kondusivitas kamtibmas di wilayah Kabupaten Sidoarjo,” ujarnya.
Selain antisipasi gangguan teror di tempat ibadah, polisi di lokasi juga terus mengingatkan pentingnya masyarakat mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. (cat/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




