Rabu, 21 April 2021 12:14

Trenggalek Mulai Berlakukan Belajar Tatap Muka, Tapi Khusus Pelajar SMP Kelas IX

Selasa, 06 April 2021 22:40 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Herman Subagyo
Trenggalek Mulai Berlakukan Belajar Tatap Muka, Tapi Khusus Pelajar SMP Kelas IX
Totok Rudijanto (kiri) dan Wabup Trenggalek Syah Natanegara (kanan) saat meninjau belajar tatap muka. foto: HERMAN/ BANGSAONLINE

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Proses belajar mengajar secara tatap muka bagi pelajar SMP (Sekolah Menengah Pertama) mulai dilaksanakan di Kabupaten Trenggalek.

"Pembelajaran tatap muka sudah kita mulai dari kemarin (hari Senin)," kata Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olah Raga Kabupaten Trenggalek Totok Rudijanto ketika dihubungi melalui jaringan telepon, Selasa (6/4).

Dikatakan olehnya, pembelajaran secara tatap muka ini baru dikhususkan pelajar kelas IX SMP negeri maupun swasta di seluruh Kabupaten Trenggalek. Alasannya, pelajar kelas IX dalam waktu dekat akan segera mengikuti ujian nasional, tepanya pada tanggal 19 hingga 30 April.

"Karena mereka mau ujian, paling tidak mereka diberi kisi-kisilah istilahnya. Sehingga mereka dimasukkan dulu, biar mereka paham. Karena pembelajaran ujian nanti dilaksanakan dengan tatap muka juga," jelasnya.

BACA JUGA : 

Dukung Simulasi Sekolah Tatap Muka, Kapolrestabes Surabaya Jadi Pemateri di SMPN 1

Kades Sumput Bantah Persulit Izin Pelaksanaan PTM, Begini Penjelasannya

Persiapkan Sekolah Tatap Muka, Cak Eri Koordinasi Terus dengan Pemprov Jatim

Senin, SD dan SMP di Gresik Mulai Berlakukan PTM, TK dan PAUD Menyusul

Dalam satu kelas, sambungnya, jumlah siswa yang bisa mengikuti pembelajaran secara langsung maksimal 16 pelajar. Sementara pelajar yang lain bisa mengikuti belajar secara langsung setelah tiga jam pertama selesai.

"Jadi kita pakai sistem shift. Shift pertama belajar selama 3 jam, setelah itu (jeda) 30 menit kemudian shift kedua," terangnya.

Dalam satu kelas proses pembelajaran secara tatap muka dibagi dalam dua shift yakni pagi dan siang. Dengan demikian seluruh pelajar SMP kelas IX bisa mengikuti proses belajar secara tatap muka.

Kendati demikian, ia berpesan agar para guru dan para siswa tetap mengedepankan protokol kesehatan dalam melaksanakan belajar secara tatap muka. "Kecuali ada siswa yang kesehatannya kurang baik, lalu dari keluarganya ada yang terkonfirmasi positif, itu mereka daring dan guru juga siap," jelasnya.

Meski belajar secara tatap muka telah diperbolehkan, namun terdapat beberapa kegiatan di sekolah yang tetap belum bisa digelar. Di antaranya, kegiatan olah raga yang menyentuh barang secara bergantian. Kantin sekolah pun belum diperbolehkan beroperasional.

Adapun untuk pembelajaran tatap muka bagi siswa SD, masih kata Totok, dimulai pertengahan bulan Mei tahun ini. "Tapi nanti jumlah rombel (rombongan belajar) untuk siswa SD maksimal 14 siswa (dalam satu kelas)," ujarnya. (man/rev)

​Adu Hebat Tiga Presiden, Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (9)
Selasa, 20 April 2021 23:55 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Presiden Gus Dur mengajak jalan-jalan Presiden Amerika Serikat Bill Clinton dan Presiden Prancis Jacques Shirac. Mereka pun naik pesawat terbang. Sambil ngobrol santai, mereka saling mengunggulkan negaranya masing-ma...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Rabu, 21 April 2021 06:05 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Mengerikan. Mobil mewah Tesla terbakar. Yang menjadi misteri, tak ditemukan mayat di kursi kemudi. Mayat hanya ditemukan di kursi samping dan jok belakang.Apa sistem autopilot yang jadi kebanggaan Tesla tidak berfung...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...