Membumikan Perdamaian, Isu Utama Konferensi Ulama Internasional

SITUBONDO (bangsaonline) – Konferensi Ulama Internasional di Ponpes Salafiyah-Syafi’iyiah Sukorejo, Situbondo, Jawa Timur, resmi dibuka. Sesuai tema, “Konsolidasi Jaringan Ulama Internasional untuk Meneguhkan Kembali Nilai-nilai Islam Moderat”, forum ini bertujuan untuk membumikan nilai-nilai Islam yang santun dan membawa rahmat bagi sekalian alam.

Sejumlah ulama dari berbagai negara muslim di dunia hadir di forum ini. Pada acara pembukaan, tampak hadir Sekjend ICIS atau International Conference of Islamic Scholars (ICIS), Dr KH A Hasyim Muzadi, Dr Nasihin Hasan selaku panitia, Prof Dr H Machasin yang mewakili Menteri Agama, Prof Dr Syeikh Wahbah Zuhaily (Syria), Syeikh Mahdi bin Ahmad as-Shumaidai (Mufti Irak), Syeikh Abdul Karim Dibaghi (Aljazair), Ammer Syakir Aljanabi (Qatar) dan sejumlah pemuka agama dari Timur Tengah.

Tuan rumah, Pengasuh Ponpes Salafiyah-Syafi’iyah KHR A Azaim Ibrahimy, juga terlihat di dalam forum. Acara juga diisi dengan sambutan dari Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri RI, HE Esti Andayani. Dan acara konferensi internasional ini dibuka secara resmi oleh Prof Dr Machasin selaku Kepala Bidang Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI mewakili Menteri Agama.

KHR Ahmad Azaim Ibrahimy dalam sambutannya menuturkan, pesantren sebagai pusat peradaban Islam menawarkan perdamaian kepada negara Islam yang saat ini terbelenggu dalam konflik. Karena itulah konferensi ulama internasional ini diselenggarakan di pesantren. Dengan tujuan membangun perdamaian pula, para ulama dan pemikir Islam dari negara penuh konflik, seperti Syria, mesir dan libya, dihadirkan.

Ulama-ulama yang hadir itulah nantinya yang akan menggambarkan secara utuh keadaan negara islam yang saat ini sedang mengalami konflik. Sekjen ICIS, Dr KH Hasyim Muzadi mengatakan, sudah saatnya agama dan negara saling bersinergi. “Negara melindung agama, dan agama mensuport negara,” ujarnya.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Membumikan Perdamaian, Isu Utama Konferensi Ulama Internasional