
SITUBONDO (BangsaOnline) - Komisi VI DPR RI sudah menyetujui usulan Penyertaan Modal Nasional (PMN) untuk 3 perusahaan Plat Merah (BUMN, red) sebesar Rp 6 Triliun, yakni, PT PLN dapat kucuran Rp 5 Triliun, PT Askrindo dan Jaskrindo masing-masing mendapat kucuran Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 500 Miliar. Kesempatan itu digunakan Ir M Nasim Khan, anggota DPR RI Fraksi PKB Dapil III Jatim, wilayah Situbondo, Bondowoso dan Banyuwangi yang berada di Komisi VI DPRRI untuk memperjuangkan kepentingan daerahnya.
Politisi PKB ini menegaskan, adanya PMN untuk PT PLN yang otomatis mengalir ke PLN Cabang Situbondo bisa dimanfaatkan untuk program Listrik Masuk Dusun ‘Terak Mancorong’ yang sedang digagas dan direncanakannya bersama itu.
“Sebelumnya, kita sudah komunikasi dengan PLN Situbondo akan kebutuhan itu. Kucuran dana PMN inilah untuk mewujudkan impian warga di 88 dusun di Situbondo untuk bisa menikmati penerangan Listrik PLN,” melalui surat elektroniknya, kemarin (22/2)
Selain program ‘Terak Mancorong’, kata Nasim Khan, kucuran dana PMN juga untuk penyertaan modal koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
“Jadi sebagai wakil rakyat dapil III Jatim, saya berkewajiban untuk mewujudkan impian masyarakat di 3 wilayah, Situbondo, Banyuwangi dan Bondowoso. Yakni, kucuran dana PMN itu bisa sampai ke masyarakat,” kata Nasim.
Di Situbondo salah satu yang mendapat dana PMN adalah PG Asembagus sebesar Rp 250 M. Dana tersebut oleh PMN PTPN XII PG. Asembagus akan digunakan untuk merevitalisasi mesin dan sarana prasarana p,enunjang peningkatan produksi gula. Harapannya kapasitas perusahaa dari 3000 TCD menjadi 6000 TCD dengan produksi 31.364 ton per masa produksi.
“Dengan adanya kucuran dana ini, dampak langsungnya kemitraan dengan petani akan semakin meningkat. Revitalisasi mesin akan memperbaiki kwalitas gula menjadi premium yang memiliki harga jual Rp 200,- sampai Rp 300,- per Kg (Kilogram) lebih tinggi dari gula kristal putih dengan kwalitas gula yang ada saat ini, dengan ini laba petani tebu semakin meningkat kedepannya,” lanjutnya.
Nasim berharap, dengan adanya bantuan tersebut manajemen di perusahaan semakin ditingkatkan, terutama terjadinya kebocoran pengelolaan anggaran sehingga kondisi perusahaan semakin akuntabel dan profesional. Selain itu, kata Nasim CSR PG Asembagus harus mampu dimanfaatkan sebagai sumbangsih masyarakat situbondo.
Karena itulah, Nasim berharap dukungan dan pengawasan semua pihak untuk mengawal program pemerintah RI itu, agar bisa dinikmati dan dirasakan oleh masyarakat tanpa adanya hambatan ataupun kepentingan yang justru merugikan masyarakat yang membutuhkan.
“Kita awasi bersama, kita kawal agar program pemerintah ini bisa dinikmati dan dirasakan langsung masyarakat, khususnya 3 wilayah Situbondo, Bondowoso dan Banyuwangi,” tutup Nasim.



